1. Krisdiani Syamsi TI-78
  2. Denni Andri GL-89
  3. Rudy Andriyana MS-94
  4. Eflin MS IF-93
  5. Rinaldi Bahri TL-78
  6. Deddy Rahman FI-90
  7. Ben Wirawan DS-94
  8. Hanafi DS-94
  9. Roni PN-94
  10. Agus Budi SI-88
  11. Abu Amar SI-95
  12. Andri Fajria TF-89
  13. Sofyan Danu Siswantoro MS-91
  14. Anshori Wijaya TI-93
  15. Subagya TI-84
  16. Ahmad Zaenal Abidin EL-77
  17. Achmad Nuzulis Hidayat TK-95
  18. Pamudji R. Kartohadiprodjo GD-75
  19. Suryanto MS-65
  20. Muhammad Ari Mukhlason PN-99
  21. Imam Dermawan TF-97
  22. Teguh Pambudi AR-75
  23. Noorsalam R Nganro BI-76
  24. M Danil Daud AR-84
  25. Aulia Prima Kurniawan FI-89
  26. Estananto TF-92
  27. Imam Purnomo TM-83
  28. M Zaky KL-98
  29. Sapta Putra Yadi TI-73
  30. Desi GD-78
  31. Yudi Syahnur GD-99
  32. Syukri Fitrialdi SI-87
  33. Raden Pranarhadi SI-96
  34. Ibnu Taufan PL-74

Rekan2 Alumni,

Rekan kita Ben Wirawan DS-94 mengajukan desain logo dari PT. Business Synergi.

logo business synergyGaris yang berbeda warna (spektrum warna ) dan berbeda ukuran menggambarkan kondisi alumni yang datang dari latar belakang yang berbeda2 (beda angkatan, jurusan, profesi, dll) tergabung bersinergi menjadi sebuah garis baru berwarna putih yang mempunyai ujung tajam, menggambarkan sebuah kekuatan dari gabungan perbedaan yang mempunyai kemampuan untuk mendobrak / melakukan terobosan.

Sebuah visualisasi dari visi yang besar.

Mohon tanggapan rekan2.

Denni Andri

Penawaran Saham

Rekan2 Alumni
Dari sebuah gagasan diikuti sebuah langkah kecil, harapan untuk tumbuh dan besar semakin menuju kenyataan. Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, ditetapkan bahwa bentuk legal formal dari forum ini harus jelas. Perseroan Terbatas secara bersama-sama dilihat sebagai pilihan terbaik. Visi sudah ditetapkan, langkah kecil yang dulu dimulai perlahan sekarang diayunkan secara bersama dengan derap serentak yang berirama.
Pilihan menjadi sebuah perusahaan yang dimiliki alumni, oleh alumni untuk alumni yang akan dijalankan secara profesional, mengharuskan tim penggagas yang telah terstruktur dalam susunan direksi dan komisaris untuk memiliki agenda kerja yang jelas. Saat ini sampai 17 Juli 2006 ditetapkan sebagai Masa Penawaran Saham kepada seluruh alumni ITB.
Rekan2 alumni yang berminat atas saham di perusahaan ini dapat menghubungi :
1. Suryanto (MS-65), 08179230696
2. Pamudji R. Kartohadiprodjo (GD-75), pamudji@cbn.net.id, HP : 0811954381
3. Denni Andri (GL-89), denni.andri@taka.co.id, HP : 0816629780
2. Rudy Andriyana (MS-94), rudy@daunbiru.com  HP : 081315857161
3. Achmad Nuzulis Hidayat (TK-95), ahmadsaladin@yahoo.com, HP : 08552123030

Kami lampirkan notulen pertemuan tanggal 17 Juni 2006 yang bertempat di Rumah B ITB, Jl. Ganesha 15B Bandung.

Business Synergy, Let’s Dance Together…
Denni Andri

Something Comes From Nothing.

Saya ingat kata2 ini diucapkan oleh seorang
enterpreneur Monang Sianipar, MSA Cargo dalam acara ‘Solusi’ Rhenald Kasali
sekitar tahun 2000, menceritakan bagaimana dia memulai dan membangun MSA
Cargo. Agak2 niru tapi nggak berlebihan juga kalau saya mengatakan ‘A Large
Comes from a Small’.
Apa yang kami gagaspun akan mengikuti yang saya yakini sebagai hukum alam,
start from a small, then grow and grow…… jadilah besar. Kalaupun saya
pribadi saat ini punya 5 M cash dan nilai itu seujung kuku dari harta saya,
ikut invest di program ini pun saya akan mulai coba dari 1 atau 2 juta dulu.
Kalo team pengelolanya ‘orang2 bener’, nanti mau ikut lagi lebih besar
okelah. 30 juta saya rasa bisa untuk start. Enterpreneur2 muda juga
kesulitannya paling 10-20 juta, lha P/O nya buat supply karung ke Pabrik
Pupuk atau beli komponen elektronik untuk sebuah kontrol system
rancangannya. Kalo udah kekurangan uang 1-2 M, bukan enterpreneur muda lagi.
Atau kalo saya coba nebak2, mas Sulis kayaknya mau invest 4.970.000.000,-
supaya jumlahnya pas 5 M? :-)
Usulannya untuk mng-approach org2 dengan integritas yg ’sound’ u/ masuk ke
team, sehingga bs attracted ke alumni2 yg punya budget memang pas untuk
membantu program ini tumbuh lebih cepat. Thanks untuk sarannya, kami akan
lakukan. Sekali lagi nebak2, kayaknya mas Sulis bersedia masuk ke team
supaya bs attracted ke alumni2 yg punya budget atau setidaknya memberikan
rekomendasi kepada saya biar saya yang approach.
Profil team penggagas akan kami sosialisasikan nanti. Thanks atas
masukannya.

Salam
Denni Andri

Skema financing loan tanpa fixed asset collateral ini
sangat bergantung pada integritas/profil para
pengelolanya. Seyogyanya team pengelola bisa memainkan
angka commitment loan sd 5 M, terbagi-bagi dlm
beberapa installement loan/project.

Saya rasa kalau cman 30 jt, kok rasanya too small ya,
tdk sebanding effort-nya rekan-rekan.

Usulannya adalah baik sekali apabila bs meng-approach
org2 dengan integritas yg ’sound’ u/ masuk ke team,
sehingga bs attracted ke alumni2 yg punya budget.

Atau para penggagas bisa menyampaikan profile2 dr team
penggagas ke mailist ini, aspek penerimaan
pasar/alumni yg punya budget akan bergantung dari hal
tsb. Kalau dianggap teamnya nggak ’sound’, pasti akan
ada rejection, demikian sebaliknya.

Mulai dari kecil memang perlu, namun hal tsb relatif,
tapi memulai dg energy aktivasi yg tepatlah yang bisa
menimbulkan reaksi.

Sekedar opini saja..Terimakasih.

Salam,
Sulis